Nego Dua Striker Masih Alot

840

SEMARANG – PSIS terus bergerak untuk mendapatkan skuat terbaik yang akan dibawa bertarung di kompetisi Divisi Utama musim 2017 ini. tercatat saat ini manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar telah menggaet 10 pemain terbaik. Ke-10 pemain tersebut didominasi oleh muka-muka lama yang kemarin juga telah berkostrum biru-biru di ajang kompetisi ISC B yaitu M Yunus, Safrudin Tahar, M Tegar Pribadi, Jordan Foranda, Dani Raharjanto, Andreantono, Ahmad Agung serta M Rio Saputra. Dua lainnya yaitu Saddam Sudarma Hendra dan Feri Bagus Kurniawan adalah nama baru di skuat musim ini.

Hosting Unlimited Indonesia

Namun yang masih menjadi ganjalan, memasuki pekan kedua proses negosiasi, manajemen tim Mahesa Jenar belum juga berhasil memperpanjang kontrak dua striker mereka yaitu Hari Nur Yulianto dan Johan Yoga Utama. Alotnya proses negosiasi kedua pemain tersebut kata GM PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto lantaran kedua belah pihak masih belum mendapatkan kecocokan masalah nilai kontrak mereka selama semusim berkostum PSIS. “Saya pikir itu hal yang biasa dalam proses nego dan proses negosiasinya sudah matang. Artinya sudah berjalan sekitar 90 persen. Kami harap dalam waktu dekat ini ada kabar baik dari keduanya,” kata Liluk ditemui kemarin.

Menghadapi kompetisi 2017 mendatang tim PSIS Semarang memang berharap bisa kembali memperpanjang kontrak kedua striker tersebut. Maklum saja, keduanya mampu tampil moncer di ajang ISC B kemarin.

Bahkan Johan Yoga tercatat sebagai pemegang gelar top score ISC B dengan 14 golnya. Sedangkan Hari Nur Yulianto juga mampu memberi kontribusi yang positif dengan catatan enam golnya untuk PSIS. Hanya saja, Liluk mengaku meski keduanya menjadi bagian penting dari tim musim lalu, pihak manajemen tidak mau semata bergantung kepada mereka. Manajemen dan tim pelatih saat ini juga tengah berburu alternatif jika keduanya urung bergabung dengan tim. “Dalam proses nego jakau pada akhirnya tidak ada kesepakatan ya mau bagaimana lagi, kami harus segera mengalihkan perhatian kepada pemain lain karena waktu persiapan semakin mepet. Namun kami tetap masih terus menjalin komunikasi dengan keduanya hingga saat ini,” pungkas Liluk. (bas/smu)


Comments

comments